Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ahmad Bin Nashr Membaca Al-Qur`An Sehabis Kepalanya Di Penggal

AHMAD BIN NASHR MEMBACA AL-QUR`AN SETELAH KEPALANYA DI PENGGAL

Ibrahim bin ismail bin khalaf bercerita kepada kami : ahmad bin nashir hidup semasa atau sezaman dengan imam ahmad bin hambal, dia di sanksi dalam bencana AL-MIHNAH ( fitnah kemakhlukan al-Qur`an ), dan di salib dengan kepala terpisah,
Kemudian saya menerima gosip bahwa kepala ahmad bin nashr membaca al-Qur`an kemudian sayapun ke daerah dimana kepalanya di salib dan bermalam disana, sambil terus memperhatikan kepalanya
Waktu itu kepalanya di tunggu dan di jagaoleh para sahabat ahmad bin nashr dan para prajurit, saat mata orang-orang disana mulai tertidur, tiba-tiba saya mendengar kepala ahmad bin nashr membaca ayat :
الٓمٓ أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتۡرَكُوٓاْ أَن يَقُولُوٓاْ ءَامَنَّا وَهُمۡ لَا يُفۡتَنُونَ
“ alif laam miim, apakah insan itu menduga mereka dibiarkan ( saja ) menyampaikan : kami beriman padahal mereka belum di uji ( al-ankabut 1-2 )
Seketika tubuhku eksklusif merinding, kemudian beberapa waktu sehabis itu, saya bermimpi bertemu ahmad bin nashr, dia mengenakan pakaian dari sutera halus dan sutera tebal, sementara kepalanya berhiaskan mahkota,
“ wahai saudaraku, apa yang Allah telah perbuat kepada dirimu, ? tanyaku kepadanya
Allah mengampuniku dan memasukanku ke surga, hanya saja saya sempat merasa duka selama tiga hari jawab ahmad bin nashr
“ kenapa “ tanyaku kepadanya
Lalu dia bercerita : saya melihat Rosululloh SAW lewat akrab saya, saat hingga di kayu daerah saya di salib dia memalingkan wajahnya dariku, kemudian saya bertanya “ wahai Rosululloh, apakah saya terbunuh dalam jalan kebenaran, atau kebathilan? Beliau menjawab “ engkau berada dijalan kebenaran, tetapi engkau dibunuh oleh seorang dari keturunan keluargaku, shingga saat saya berada di dekatmu, saya merasa aib kepadamu “
ahmad bin nashr ialah sosok yang mulia, berilmu, dan konsisten, menjalankan amar makruf dan nahi munkar, dia mendengar hadis dari malik bin anas, hammad bin zaid dan husyaim
ahmad bin nashr di sanksi oleh al-watsiq, alasannya dia menolak untuk menyampaikan bahwa al-Qur`an ialah makhluq, dia di sanksi di surra man raa, kemudian kepalanya di bawa ke Baghdad, dan di tancapkan di sisi sebelah timur selama beberapa hari, dan dan sisi sebelah barat selama beberapa hari sementara itu, tubuhnya di salib di suraa maan raa
ahmad bin ali bin tsabit berkata “ kepala ahmad bin nashr di salib di Baghdad sementara tubuhnya di salib di suraa man raa, selama enam tahun, hingga ahirnya di turunkan, kemudian kepala dan tubuhnya di satukan dan di makamkan di sisi sebelah timur, di pemakaman yang di kenal dengan nama pemakaman al-malikiah, semoga Allah merahmatinya “

Posting Komentar untuk "Ahmad Bin Nashr Membaca Al-Qur`An Sehabis Kepalanya Di Penggal"

close
Banner iklan disini