Kisah Nabi Isa Dan Orang Picak
Dari ibnu abbas beliau berkata : suatu hari, isa bin maryam keluar untuk menemui manusia, dan ingin bedoa untuk meminta hujan, namun Allah taala mewahyukan kepada dirinya untuk tidak meminta hujan, alasannya ialah diantara mereka terdapat orang-orang yang banyak berbuat salah, nabi isa pun memberitahukan hal itu kepada mereka dan berkata “ siapa yang memiliki dosa hendaklah memisahkan diri dari jamaah, “ maka orang-orang seluruhnya meninggalkan daerah itu, kecuali seseorang yang mata kanannya cacat, melihat hal itu nabi isa bertanya kepadanya “ mengapa engkau tidak memisahkan diri?” Dia menjawab “ wahai Rosulalloh, aku tidak melaksanakan kemaksiatan kepada Allah satu kalipun, namun pernah suatu ketika aku pernah menengok, dan aku melihat dengan mata kanan ini kaki seorang wanita tanpa aku sengaja melihatnya, maka sayapun mencabut mata kananku ini, seandainya mata kiriku juga melihatnya, maka pasti aku pun akan mencabutnya ibarat mata kanan,
Mendengar ratifikasi itu, nabi isa pun menangis, sampai jenggotnya berair oleh air mata, kemudia nabi isa berkata “ berdoalah untuk kami, kerana engkau lebih berhak berdoa daripada diriku, aku maksum alasannya ialah wahyu, sedangkan engkau tidak maksum, tapi engkau tidak melaksanakan kemaksiatan,
Orang itupun maju dan mengangkat tangannya untuk berdoa “ ya Allah engkau telah membuat kami dan engkau mengetahui apa yang kami kerjakan sebelum engkau membuat kami, namun hal itu tidak menghalangi engkau untuk membuat kami, maka sebagaimana engkau membuat kami dan menjamin rizki kami, maka turunkanlah dari langit hujan yang banyak bagi kami “
Demi Tuhan, yang jiwa nabi isa berada dalam kekuasaan-NYA, belum lagi doanya tadi simpulan di ucapkan langit eksklusif di penuhi awan, dan selanjutnya menurunkan hujan yang menyiram wilayah kota maupun perkampungan
( mukhtasor tarikh dimasyq “ 6/212 “ )


Posting Komentar untuk "Kisah Nabi Isa Dan Orang Picak"