Shilah Bin Asyiam Dan Hewan Buas
Dari hammad bin ja`far bin zaid, ayahnya menceritakan kepadanya bahwa pada suatu hari kami berjalan dalam pasukan jihad menuju Kabul, dan dalam pasukan tentara terdapat shilah bin asyiam dan pada ketika malam tiba, para pasukan beristirahat, dalam hati, saya berkata, bahwa saya akan memperhatikan dirinya (shilah bin asyiam ) dan melihat ibadahnya yang banyak di bicarakan orang, diapun shalat isya, sesudah itu ia berbaring sampai orang-orang tidur, sampai semua mata terlelap pulas, lalu ia masuk ketempat yang paling bersahabat dengan dirinya, sayapun mengikutinya, diapun selanjutnya berwudlu dan shalat,
Saat ia shalat, datanglah seekor singa dan mendekatinya, sayapun segera lari dan memanjat pohon, sedangkan ia tetap tidak bergeming, sungguh apakah ia menyangka singa itu hanya seekor tikus?, sampai ia lalu sujud, ketika itu saya berfikir singa akan memangsanya, namun tidak, ia lalu duduk dan mengucapkan salam, selanjutnya ia berkata, “ hai hewan buas, carilah rezeki di daerah lain, “ singa itupun berpaling dan lari, sambil mengaum sangat keras sampai suaranya bergema di sekitar gunung, dan ia terus berlari sambil terus mengaum,
Saat tiba waktu subuh, diapun duduk dan memuji Allh SWT dengan puji-pujian yang sebelunya belum pernah saya dengar keindahannya, sesudah itu lantas ia berdoa “ ya Allah saya meminta kepada-MU biar saya di selamatkan dari neraka, ataukah orang yang rendah sepertiku layak meminta surge dari-MU? “ lalu ia kembali, dan ketika itu kondisinya seolah-olah gres bangkit tidur, dan sayapun bangkit dalam waktu yang sedikit berbeda darinya, dan Allah maha mengetahui perihal dirinya,
Saat pasukan sudah bersahabat dengan wilayah musuh, pimpinan pasukan berkata “ hendaknya jangan ada anggota pasukan yang terpisah jauh dari rombongan, “
Saat itu kudanya berjalan sendiri dengan membawa perbekalannya, dan meninggalkannya, selanjutnya ia sholat, dan orang-orangpun berkata kepadanya, “ pasukan sudah berjalan “ ia menjawab “ saya shalat sebentar “, sesudah sholat ia berdoa “ ya allah saya bersumpah pada-MU, biar engkau mengembalikan kudaku dan perbekalanku yang dibawanya, “
Tiba-tiba kudanya kembali padanya, sampai berdiri di hadapannya, ketika menghadapi musuh, kuda itu di tunggangi oleh dirinya dan juga hisyam bin amir,Mereka berdua lalu menyerang musuh dengan kuat, sehingga menciptakan banyak musuh terluka, dan menebas mereka atau membunuh mereka, sehingga musuh kocar-kacir, merekapun berkata “ hanya dua orang arab saja sanggup membuar kerusakan sebegini terhadap kita, bagaimana jikalau mereka benar-benar memerangi kita, “ alasannya yakni itu, kesudahannya mereka menunjukkan pasukan islam apa yang di pinta dari mereka,


Posting Komentar untuk "Shilah Bin Asyiam Dan Hewan Buas"